Gunung Seulawah Agam Wisata di Seulimeum Aceh Besar

gunung seulawah agam, seulawah agam, mendaki gunung
Gunung seulawah Agam. Foto : lanscapeindonesia .com

Gunung Seulawah Agam

Sebelumnya, pengenalan dulu deh sama Objek wisata yang satu ini. Gunung seulawah agam, adalah sebuah gunung yang berada di ketinggian 1.726 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan di kenal sebagai tempat habitat hewan-hewan langka. Gunung ini, juga di kenal sebagai lokasi pendakian dengan tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi.

Oleh karena itu, banyak para traveller yang menyempatkan waktu untuk berkunjung dan melakukan pendakian di pegunungan ini. Tak hanya akan di suguhi oleh pemandangan yang indah, namun anda juga seolah mengasingkan diri dari hiruk pikuk keramaian kota, dan juga tekanan-tekanan pekerjaan sehari-hari.

Gunung Seulawah Agam memiliki kawah yang di beri nama Kawah Heutsz dan sebagian orang ada yang menyebutnya Tanah Simpago. Pertemuan lempeng indo-asutrali, dengan pergerakan relatif ke arah utara, lalu menusuk sampai ke lempeng kerak benua Eurasia sehingga terjadi aktivitas peleburan kerak samudra indo-australi menjadi magma. Kemudian magma tersebut bergerak ke atas menuju ke permukaan dan melalui zona lemah hingga akhirnya membentuk Gunung Seulawah Agam.

Puncak gunung seulawah agam ini terdiri dari seulawah agam, seulawah dara dan kawasan penyangga Ekosistem Leuser. Dengan temperatur udara antara 19 derajat hingga 21 derajat. celcius, dan curah hujan 2000-2500 mm pertahun.Cukup dingin ketika anda berada di ketinggian puncak gunung. Namun pemandangan yang bisa anda lihat dari atas ketika pagi dan sore hari, tentu menjadi pemandangan yang tak ternilai harganya.

Sebelum anda melakukan pendakian di gunung seulawah agam, sebaiknya anda beristirahat dahulu di Kampung SareeTelah di sediakan tempat untuk menginap di perkampungan ini. Pada perjalanan awal pendakian, anda akan melewati lokasi perkebunan dan persawahan.

Jalur pendakian gunung seulawah agam, memang tidak terlalu sulit, hanya sekitar 500 meter saja jalur yang paling sulit, dengan kemiringan sekitar 70 derajat. Setelah itu traveller akan di suguhkan dengan pemandangan yang indah serta jalur pendakian yang relatif lebih  mudah. 

Selama perjalanan traveller akan di suguhkan dengan tempat-tempat yang menarik, seperti sungai kecil dengan air yang jernih dan sangat segar untuk di minum. Untuk melewati sungai ini anda harus menyebrangi dengan menapakau sebuah kayu besar yang berlumut. Dan ini lah tempat yang menarik yang sering di sebut sebagai pintu Rimba. Namun, anda harus berhati-hati karena kayu tersebut lumayan licin karena sudah banyak di tumbuhi oleh lumut.

Nah, tempat unik selanjutnya yang di namakan dengan Pintu Angin. Anda akan menemukan pepohonan yang besar dan tinggi, susana di jalur ini pun semakin dingin, karena anda berada di ketinggian sekitar 1200 mdlpl, jadi di sarankan untuk menggunakan jaket. Di tempat ini, anda bisa beristirahat sebentar untuk mengisi tenaga anda, karena perjalanan yang memang masih terbilang masih lama.

Sembari beristirahat, anda bisa menikmati pesona alam hijau yang menawan sembari menghirup udara dataran tinggi yang segar dan bersih. Setelah cukup beristirahat, perjalanan akan di lanjutkan menuju ke puncak. Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan, wisatawan akan menghadapi lereng 70 derajat, ini menandakan bahwa perjalanan anda sudah sampai pada beringin tujuh.

Di beri nama beringin tujuh, karena di tempat ini terdapat 7 pohon beringin besar yang telah hidup ratusan tahun. Dan temperatur udara mulai naik, sebaiknya anda melepas jaket anda.

Perjalanan di lanjutkan, dan anda akan menemukan tempat peristirahatan ke dua setelah pintu angin. Tempat peristirahatan yang kedua ini di beri nama Batu Gajah. Tempat ini di beri nama Batu Gajah karena terdapat pohon yang penuh lumut, yang berbentuk seperti belalai gajah. Baru setelah anda melintasi area peristirahatan Batu Gajah, anda bisa melanjutkan langsung menuju puncak.

Dari tempat peristirahatan ke dua ini, hanya di butuhkan waktu sekitar 25 menit perjalanan untuk mencapai puncak gunung seulawah agam. Setelah traveller bertemu dengan tugu P.137, ini berarti pendakian sudah sampai ke puncak, dan saatnya anda mambangun tenda untuk bermalam.

Sensasi yang akan di temukan di puncak gunung seulawah agam adalah sebuah suasana yang sunyi, tenang, jauh dari hingar bingar kota, pesona pepohonan yang hijau, udara yang dingin dan segar, serta jutaan keindahan alam yang menakjubkan yang bisa anda lihat dari puncak gunung ini. Semoga anda bisa sampai ke lokasi ini.

Lokasi Gunung Seulawah Agam

Gunung seulawah agam terletak di perkampungan Saree, Pulo , Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Berada di ketinggian 1.726 Mdpl, dengan hutan yang di tumbuhi dan di tempati oleh beragam flora dan fauna. Fauna yang ada di hutan gunung ini seperti harimau, beruang, babi hutan, trenggiling, gajah, burung, dan beberapa hewan lainnya.

Jadi bagi pengunjung di harapkan juga berhati-hati terhadap binatang buas. Dan juga pepohonan yang tumbuh di area hutan gunung seulawah ini seperti pohon meranti, pohon cemara, pohon beringin, pohon copat, deriam, beramah dan beberapa pepohonan lainnya. 

Hal yang perlu anda perhatikan saat mendaki yaitu, keselamatan pendakian, bekal selama perjalanan dan juga saat menginap atau berkemah, jaket, dan keperluan lainnya. Dan sebaiknya pendakian di lakukan pada pagi hari, agar anda tidak terlalu malam sampai ke puncak gunung. Jika anda ragu, sebaiknya anda mengajak msyarakat atau pemuda setempat sebagai pemandu atau guide. Dan jangan lupa untuk menjadi Traveller yang bijak, dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak hutan dan lingkungan. Cintai alam indonesia, agar selalu di rindukan para pengunjung.

Baca Juga : Gunung Burni telong, yang mempesona di aceh

Sekian semoga artikel ini bermanfaat...

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »